Bukan Internet Biasa

Bukan Internet Biasa

Akhir-akhir ini rekan saya di kantor lama mengeluh karena koneksi internet yang dia gunakan dari salah satu ISP terkemuka di Indonesia sering sekali down.
Bahkan menurut keterangan yang dia diperoleh dari teknisi ISP tersebut, seluruh wilayah Kalimantan sekarang ini memang sedang mengalami krisis bandwidth.

Saya berinisiatif untuk memasang trafic grapher di router kantor saya untuk memantau sendiri kualitas koneksi dari ISP tersebut. Hasilnya, bisa anda lihat pada beberapa gambar berikut:
Harian

Mingguan

Bulanan

Kalau dilihat dari grafik yang dihasilkan, memang kualitas koneksi ISP tersebut tidak stabil. Jika diambil rata-rata per minggu, koneksi dari ISP tersebut hanya berkisar di 200 Kbps (25 KBps) saja. Padahal, ini adalah paket yang mereka tawarkan untuk pengguna perkantoran.
Sekarang kalau di kantornya ada lebih dari 30 client, berapa bandwidth yang harus didistribusikan ke setiap client? Yang saya lakukan sekarang ini adalah membatasi ukuran file yang bisa didownload oleh user. Dan saya lebih memprioritaskan penggunaan internet di kantor untuk browsing.
Tidak heran kalo iklan ISP tersebut “Up to 1 Mbps”

Indra Gunawan

Family Man, World Traveler, Professional Software Engineer, Amateur-Enthusiasts Photographer, Blogger
  • namanya juga Up To 😀
    bahasa market yg cukup bagus.

  • Benar2 bukan internet “biasa”!

  • dan biasanya ga jelas sharenya ke berapa orang jangan2 up to 1 mbps sharenya 1000 client … hehehe abis tuh bw paling

  • @op13k

    Menurut informasi yang tidak resmi dan dapat dipercaya :D, katanya QoS-nya 1:8. Tapi siapa tau kalo ternyata mereka membaginya lebih atau kurang dari itu :p.

  • upto <- kalo beruntung, kalo apes ? entahlah he… he… berarti tiap hari apes terus… doh….

  • Anonim

    eta traffict upload-downloadna meuni sarua kitu.. pasti empot2an atuh…

  • @Anonymous

    Ethernet card di routernya cuma satu (pake virtual), makanya IN hampir sama dengan OUT.

  • hhehehe

Close Menu