GeForce 9300M GS Backlight di Ubuntu

GeForce 9300M GS Backlight di Ubuntu

Tutorial dalam artikel ini mungkin sudah usang, tetapi tetap saya cari di internet ketika saya menginstall ulang Ubuntu di laptop saya. Saya menggunakan HP Pavilion DV3500 series dengan graphic card on-board NVidia GeForce 9300M GS series.

$ lspci | grep VGA
01:00.0 VGA compatible controller: NVIDIA Corporation G98 [GeForce 9300M GS] (rev a1)

Permasalahannya adalah jika saya menggunakan distro Linux manapun, laptop saya ini memiliki masalah dalam brightness controlnya. Dengan kombinasi tombol Fn untuk menaikan atau menurunkan level brightness, kecerahan layar tidak berubah (padahal indikator dari desktop GNOME untuk brightness bergerak).

Banyak tutorial di internet sudah saya coba tetapi yang paling berjalan sempurna dan sesuai dengan yang saya inginkan adalah sebagai berikut.

Catatan: Tutorial ditulis untuk distro Ubuntu, tetapi dengan prinsip yang sama, seharusnya bisa juga digunakan di distro lainnya.

Persiapan

Yang kita butuhkan hanya 2 (dua) paket berikut:

  1. nvidiabl-dkms yang dapat diperoleh disini. Ketika artikel ini ditulis, saya mendownload file nvidiabl-dkms_0.80_all.deb di link tersebut.
  2. oBacklight script yang dapat diperoleh disini. Saya menggunakan versi 0.3.8 (versi 0.3.9 tidak kompatible dengan konfigurasi saya). Ketika artikel ini ditulis, saya mendownload file oBacklight_0.3.8.tar.gz di link tersebut.

Oh iya, saya menggunakan versi driver (restricted) NVidia 173.14.36 dari repository Ubuntu dalam tutorial ini.

Installasi

Paket nvidiabl-dkms diinstall dengan cara:

$ sudo dpkg -i nvidiabl-dkms_0.80_all.deb

Kemudian untuk mengaktifkan modul nvidiabl yang baru saja dipasang, gunakan perintah ini:

$ sudo modprobe nvidiabl

Agar modul tersebut diload setiap kali booting, gunakan cara ini:

$ sudo -i

(masukan password sudo jika diminta)

# echo "nvidiabl" >> /etc/modules

Hati-hati, pada perintah diatas! Saya menggunakan >> bukan > dengan maksud menambah entry “nvidiabl” pada akhir file /etc/modules. Jika anda menggunakan hanya satu > maka isi file tersebut akan ditimpa seluruhnya (bukan ditambahkan).

Untuk script oBacklight, extract paket tarball yang anda download sehingga anda menemukan file script oBacklight dalam direktori extract anda.

Sebelum memasang script ini, saya melakukan perubahan pada script tersebut (dengan riset sendiri :D) untuk laptop HP Pavilion DV3500 saya seperti ini:

Nilai BMT di baris 38 setelah init() saya ganti nilainya menjadi BMT=”2″. Dan nilai ACPIS di baris 41 saya ganti nilainya menjadi ACPIS=”3″. Setelah itu karena kita memilih nilai BMT = “2”, maka kita perlu atur blok Mode 2 mulai dari baris 52 khususnya untuk nilai BBL, DID dan MBV. Untuk laptop saya, saya gunakan nilai ini:

BBL = "40" DID = "20" MBV = "100"

BBL artinya nilai brightness yang kita inginkan jika laptop sedang dioperasikan dengan baterai (bukan power AC). DID adalah langkah (step) penambahan atau pengurangan jika ditrigger oleh event brightness up / down dari penekanan tombol keyboard untuk menambah atau mengurangi kecerahan layar. MBV adalah nilai maksimum brightness yang disupport oleh hardware.

Dalam percobaan saya, desktop GNOME memiliki 5 level brightness. Sedangkan MBV memiliki nilai default 127 dan DID memiliki nilai default 10. Agar indikator brightness di desktop sinkron dengan module tersebut, saya mengubah nilainya menjadi seperti diatas dengan menurunkan MBV ke 100 saja. Sehingga diperoleh nilai DID untuk 5 langkah = 100 / 5 = 20.

Setelah script oBacklight selesai diubah dengan nilai yang dikehendaki, jangan lupa disimpan. Setelah itu, copy kan script tersebut ke /etc/init.d dan ubah permissionnya ke 755.

Agar script ini masuk ke default konfigurasi runlevel, gunakan perintah berikut:

$ sudo update-rc.d oBacklight defaults

Kemudian jalankan script dengan perintah:

$ sudo service oBacklight start

Jika tidak ditemukan masalah, kombinasi tombol Fn untuk pengaturan brighness di laptop anda seharusnya sudah berfungsi.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bisa membantu anda dan selamat mencoba!

IMV Samdroid Pack Release (Unofficial)

IMV Samdroid Pack Release (Unofficial)

Baik, sebagai lanjutan atau release terbaru untuk paket Samdroid Full Pack dan paket Samdroid QBANIN saya menggabungkan kelebihan dan kekurangan kedua paket tersebut menjadi satu paket dalam paket berikut.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa seluruh kredit dan apresiasi sehingga adanya paket ini alangkah baiknya ditujukan kepada:

  • LeshaK untuk proyek SamdroidMod
  • Antibyte untuk proyek Frozen Eclair
  • QBANIN untuk Mod dan Kitchennya
  • Gabriel-LG untuk Multitouch driver
  • Xmister untuk I/O Performance (EXT Mod)

Mengapa saya membuat lagi paket seperti ini? Hal ini didasari dengan konsentrasi forum Samdroid yang terpecah-pecah ke berbagai proyek. Belum tuntas dengan satu hal, mereka sibuk dengan experimen lain. Yang lagi hot terakhir ini adalah implementasi Brain Fuck Scheduler (BFS).

Saya sendiri jenuh karena mereka tidak mau berkolaborasi untuk membuat satu paket utuh yang sempurna 😀 Jadi tugas kita lah sebagai tester untuk mengemas hasil karya mereka kedalam satu paket utuh untuk siapapun yang membutuhkan (meniru cara kerja distro Linux) 😉

PERINGATAN!!!!

Saya tidak bertanggung jawab dengan apa yang terjadi pada device anda setelah anda melakukan modifikasi ini. Anda setuju bahwa dengan menggunakan modifikasi ini, segala resiko merupakan termasuk tanggung jawab anda termasuk resiko kehilangan garansi yang berlaku bagi device anda.

Sehubungan dengan terbatasnya kapasitas bandwidth di kantor saya, paket ini hanya akan tersedia diluar jam kantor (08:00 – 17:00 WITA). Jika anda berminat, anda bisa memperoleh seluruh paket yang saya sediakan melalui media CD dengan biaya Rp. 25.000 termasuk ongkos kirim ke seluruh Indonesia (via POS).

DOWNLOAD (DEPRECATED)

  1. Paket IMV-SamdroidFEQBaninUVHATI-HATI!!!

    • SamdroidMod 1.3.1d
    • Frozen Eclair 8 Beta 9 (FE 8 Stable)
    • Turbo Kernel V10 #1022 (Undervolt w/o Soundfix, 1% Battery Driver)
    • QBANIN Radio Priority Tuning and SWAP Detector Init Script
    • Modifikasi konfigurasi APN Seluruh Operator di Indonesia
    • Include libsec-ril.so (Asia) patch — Fix untuk Wireless Tethering
    • Default NTP ke Indonesia (eliminasi remount ro/rw saat booting)
    • Modifikasi konfigurasi build.prop (LeshaK, Antibyte, QBANIN)
    • New GD Ultimate Theme (1% Step Battery Support)
    • Samsung Camera Fix (Scenes and Orientation EXIF)
    • Droid X Multitouch Keyboard (disesuaikan dengan theme :p)
    • Calculator ARM 11 Fix
    • Konfigurasi tombol WAKE dikembalikan ke standard
    • BASH Shell as Default Shell (Linux Banget :D)
  2. Paket IMV-SamdroidFEQBaninPL

    • Sama dengan Paket 1 tanpa menggunakan Kernel Undervolt
  3. Paket IMV-SamdroidXBINUpdateHATI-HATI!!!

    • Modifikasi /xbin untuk mendukung script remount EXT2/EXT4/RFS (Hanya bagi yang sudah menggunakan EXT2/EXT4 Mod)

CARA PENGGUNAAN (BACA DULU!!!)

Seluruh paket diatas merupakan ZIP recovery update. Artinya device anda sudah harus terlebih dahulu menggunakan LK2.08 untuk proses recovery. Saya tidak akan membahas mengenai cara melakukan proses root dan memasang LK2.08 karena sudah banyak blog yang membahas hal tersebut.

Installasi Paket Secara Umum

  1. Download Paket 1 atau Paket 2.
  2. Copy file ZIP paket tersebut ke /sdcard (root directory dari SD Card anda).
  3. Apply imvsamdroidfeqbaninuv.zip atau imvsamdroidfeqbaninpl.zip via recovery.
  4. Sangat direkomendasikan untuk melakukan factory reset (wipe data and cache) terkecuali jika anda paham untuk menangani masalah yang terjadi dengan tidak melakukan ini.
  5. Reboot dan pastikan sukses hingga Home Screen (proses ini memakan waktu sangat lama, luangkan waktu 10-20 menit untuk menunggu proses ini hingga selesai).
  6. Segera aktifkan Apps2SD setelah melakukan factory reset pada tahapan ini. Aktifkan kedua opsi (aplikasi dan dalvik-cache) jika anda gemar menginstall banyak aplikasi 😀

KETERANGAN

Paket 1 direkomendasikan jika anda yakin device anda support Kernel Undervolt. Namun jika anda ragu atau device anda tidak mendukung Kernel Undervolt silahkan download Paket 2.

Untuk melakukan XBIN Update, pastikan anda sudah menggunakan EXT2/EXT4 Mod. Tujuannya paket ini mengganti isi partisi /xbin dengan versi script remount yang sudah dimodifikasi.

Apply Paket 3 segera setelah anda memasang Paket 1 atau Paket 2 melalui recovery tanpa melakukan reboot telebih dahulu!

Jika anda tidak ingin menggunakan Paket 3, anda tetap dapat melakukan proses remount [ro/rw] dengan menggunakan syntax eremount (dari Antibyte) yang juga sudah include di Paket 1 dan Paket 2.

Saya sudah pernah membahas alasan saya tidak menggunakan Sound Fix, karena patch ini membawa pengaruh lain yaitu masalah pada sound pendek seperti pada saat mengganti volume secara cepat dan pada saat menekan tombol dial!

KALIBRASI SENSOR BATERAI

Karena paket ini menggunakan 1% Battery Driver, maka diperlukan kalibrasi sensor baterai dengan menghapus file batterystats.bin yang dapat anda temukan di /data/system/batterystats.bin

Anda dapat melakukan hal ini secara manual dengan masuk ke aplikasi Terminal Emulator, kemudian pada prompt yang disediakan, ketikan “su” (tanpa tanda kutip) kemudian tekan enter pada soft-keyboard (untuk masuk ke mode root). Anda kemungkinan akan diminta izin untuk mengeksekusi perintah tersebut pertama kali. Pilih “Allow” jika ada dialog yang meminta izin anda untuk mengeksekusi perintah tersebut.

Setelah itu anda tinggal mengetikan perintah “rm /data/system/batterystats.bin” (tanpa tanda kutip) kemudian enter pada soft-keyboard untuk menghapus file tersebut. Pastikan penulisan syntax benar sebelum anda mengeksekusi perintah tersebut.

Lakukan penghapusan tersebut ketika anda melakukan proses charging battery kemudian shutdown device setelah anda menghapus file tersebut, kemudian tunggu sampai Full Charge (dalam kondisi mati).

Setelah full charge, nyalakan Spica (kontak charger masih terhubung), hingga masuk ke Home Screen sampai dengan sistem stabil (beban processor normal) dan indicator menunjukan nilai 100 (bukan tanda centang full), setelah itu barulah lepaskan kontak charger.

CATATAN

Kapasitas koneksi internet saya terbatas dan seluruh file diatas dihosting di server kantor saya :D. Gunakan download manager untuk menjaga koneksi jika terputus (harap maklum).

Saya harap jika ada yang berhasil mendownload paket-paket tersebut, mohon sekiranya bisa diupload ke situs file sharing (MultiUpload) sehingga membantu saya dalam pendistribusian paket ini untuk rekan-rekan kita yang membutuhkan.

Resep Samdroid Dengan QBANIN

Resep Samdroid Dengan QBANIN

Setelah banyak berdiskusi dengan beberapa member group id-samdroid dan melihat arsip forum Samdroid, Wireless Tether (WT) menjadi permasalahan di release Frozen Eclair (FE) 8 Beta 4 sampai dengan FE 9 Beta 1. Saya mencoba berexperimen lagi dengan meracik komposisi firmware alternatif dengan menggunakan QBANIN Mod, untuk rekan-rekan yang lebih menginginkan fitur WT seperti saya 🙂

Sebelumnya perlu diketahui bahwa seluruh kredit dan apresiasi sehingga adanya paket ini alangkah baiknya ditujukan kepada:

  • LeshaK untuk proyek SamdroidMod
  • Antibyte untuk proyek Frozen Eclair
  • QBANIN untuk Mod dan Kitchennya
  • Gabriel-LG untuk Multitouch driver
PERINGATAN!!!!

Saya tidak bertanggung jawab dengan apa yang terjadi pada device anda setelah anda melakukan modifikasi ini. Anda setuju bahwa dengan menggunakan modifikasi ini, segala resiko merupakan termasuk tanggung jawab anda termasuk resiko kehilangan garansi yang berlaku bagi device anda.

MOD ini diperuntukan bagi anda yang masih menggunakan file system RFS. Jika anda sudah menggunakan EXT2/EXT4 MOD, dilarang menggunakan MOD ini karena kernel yang digunakan tidak memiliki dukungan untuk mounting file system tersebut.

BACA JUGA: IMV Samdroid Pack Release (Unofficial)

Sehubungan dengan terbatasnya kapasitas bandwidth di kantor saya, paket ini hanya akan tersedia diluar jam kantor (08:00 – 17:00 WITA). Jika anda berminat, anda bisa memperoleh seluruh paket yang saya sediakan melalui media CD dengan biaya Rp. 25.000 termasuk ongkos kirim ke seluruh Indonesia (via POS).

DOWNLOAD

Paket IMV-SamdroidFEQbanin

  • SamdroidMod 1.3.1d
  • Frozen Eclair 8 Beta 9 (FE 8 Stable) – Library Only
  • Modifikasi konfigurasi APN Seluruh Operator di Indonesia (feedsbrain)
  • Modifikasi konfigurasi GPS (default NTP ke Asia)
  • Modifikasi konfigurasi build.prop (Gabungan LeshaK, Antibyte, QBANIN)
  • QBANIN Kernel #218 (New Recovery – Mantap!)
  • A/V Sync Fix & QBANIN Multitouch (Gabriel-LG) Module
  • GPS Fix (Auto Country by Antibyte)
UPDATE:

Untuk melakukan kalibrasi terhadap sensor baterai, masuk ke Samdroid Tools kemudian Reboot to Recovery.

Pada menu Recovery, terdapat QBANIN Menu (bawaan kernel QBANIN), dan hapus batterystats.bin menggunakan menu tersebut. Kemudian masih pada QBANIN Menu, lakukan shut down terhadap Spica anda dan tunggu sampe full charge dalam kondisi mati.

Setelah full charge, nyalakan Spica (kontak charger masih terhubung), hingga masuk ke Home Screen sampai dengan sistem stabil (beban processor normal) dan indicator menunjukan nilai 100 (bukan tanda centang full), setelah itu barulah lepaskan kontak charger.

Apa yang anda dapatkan dari paket ini?

  • BASH Shell (Linux Banget!)
  • 1% Battery Step Driver
  • ADW Launcher
  • GDUltimate Theme
  • Compcache (Belum di Test)

Isu yang sudah diketahui sebelumnya?

QBANIN Kernel #218 berbasis Kernel LeshaK. Sebagaimana kita ketahui kernel LeshaK terakhir (2.09.6) masih memiliki bug pada beberapa fungsi kamera (scene dan brightness tidak berfungsi). Begitu juga sama kasusnya dengan kernel bawaan Frozen Eclair 7.

Saya memilih QBANIN Kernel #218 karena menurut pendapat pribadi, dengan melihat hasil kerja dia dalam memodifikasi dan menambahkan fitur di recovery menu, kerjaannya cukup rapi, hampir sama dengan pola kerja LeshaK, lain halnya dengan Antibyte (doh :p) yang agak “slang”.

Yang paling penting, di release ini baik Bluetooth, GPS dan Wireless Tether bisa berfungsi dengan normal. Hanya bug pada Camera Scene & Brightness (bukan Camera 800 MHz loh ya?!) aja yang masih ada, karena bug ini baru diperbaiki pada kernel FE 8 Beta 4.

Anda jangan terlalu percaya Linpack untuk melakukan test terhadap sistem ini. Dari experimen saya saja, saya hanya mendapat nilai maksimal 8,5 MFLOPS (tanpa turbo kernel). Yang paling utama, apa yang anda rasakan 🙂

Jika anda suka dengan MOD ini, mohon tulis testimonial pada bagian komentar dibawah 🙂 Saya juga memohon bantuan rekan-rekan untuk mendistribusikan melalui layanan file sharing, bagi rekan-rekan yang sudah sukses mendownload paket ini dari server kantor saya :p

Samdroid (Full Pack) Untuk Spica

Samdroid (Full Pack) Untuk Spica

Saya membuat artikel ini karena saya menemukan banyak sekali kendala dari rekan-rekan sesama pengguna Samsung GALAXY Spica GT-I5700 dalam mengimplementasikan fitur-fitur andalan dari Samdroid.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa seluruh kredit dan apresiasi sehingga adanya paket ini alangkah baiknya ditujukan kepada:

  • LeshaK untuk proyek SamdroidMod 1.3.1.d
  • Antibyte untuk Frozen Eclair V8 Beta 9 dan Turbo Kernel V9
  • Xmister untuk I/O Performance Boost (EXT2/EXT4)
  • Gabriel-LG untuk Multitouch driver

Selain para master diatas, tidak lupa kita juga wajib mengucapkan terima kasih untuk anggota Samdroid Forum lainnya yang turut berpartisipasi dalam menyempurnakan Spica 😀

Disini rekan-rekan dapat mendownload paket recovery update untuk device tersebut yang saya racik sendiri (dengan resep saya :D) untuk kenyamanan penggunaan saya pribadi. Device ini merupakan ponsel utama saya dan saya sangat aktif menggunakannya setiap hari.

PERINGATAN!!!!

Saya tidak bertanggung jawab dengan apa yang terjadi pada device anda setelah anda melakukan modifikasi ini. Anda setuju bahwa dengan menggunakan modifikasi ini, segala resiko merupakan termasuk tanggung jawab anda termasuk resiko kehilangan garansi yang berlaku bagi device anda.

UPDATE: IMV Samdroid Pack Release (Unofficial) (DEPRECATED)

Sehubungan dengan terbatasnya kapasitas bandwidth di kantor saya, paket ini hanya akan tersedia diluar jam kantor (08:00 – 17:00 WITA). Jika anda berminat, anda bisa memperoleh seluruh paket yang saya sediakan melalui media CD dengan biaya Rp. 25.000 termasuk ongkos kirim ke seluruh Indonesia (via POS).

DOWNLOAD (DEPRECATED)

Statistik s.d. 14 Oktober 2010
  1. Paket IMV-SamdroidModTurbo

    • SamdroidMod 1.3.1d
    • Frozen Eclair 7 (Stable)
    • Modifikasi pada konfigurasi APN, GPS dan build.prop
    • Turbo Kernel V9 #964 (menjaga kompatibilitas file system)
    • GD Ultimate Theme
    • Samsung Camera Fix (Scenes and Orientation EXIF)
    • Calculator ARM 11 Fix
    • GPS Fix (NTP Pool default to Asia)
    • Lock & End Call Button as “The Only WAKE Button” 😀
  2. Paket IMV-SamdroidFrozenEclair

    • Frozen Eclair 8 Beta 9
    • Modifikasi pada Script Update, konfigurasi GPS dan build.prop
  3. Paket IMV-SamdroidFEUndervoltHATI-HATI!!!
  • Frozen Eclair 8 Beta 9
  • Turbo Kernel V9 #958 (Full Undervolt w/o Sound Fix)
  • Modifikasi pada Script Update, konfigurasi GPS dan build.prop

  • Paket IMV-SamdroidFullPackHATI-HATI!!!

    • Gabungan Paket 1 dan Paket 3 dalam satu paket
  • Script IMV-FSConvertHATI-HATI!!!

    • Konversi /system ke EXT2
    • Konversi /data ke EXT4
    • Konversi /cache ke EXT2
    • Modifikasi pemberian nama label file system

 

Saya menggunakan ADW Launcher sebagai default Home Screen. Hampir semua modifikasi yang saya lakukan pada konfigurasi sistem dilakukan untuk optimalisasi dan menjaga konsistensi antar paket dalam proses update proyek Samdroid.

CARA PENGGUNAAN (BACA DULU!!!)

Seluruh paket diatas merupakan ZIP recovery update. Artinya device anda sudah harus terlebih dahulu menggunakan LK2.08 untuk proses recovery. Saya tidak akan membahas mengenai cara melakukan proses root dan memasang LK2.08 karena sudah banyak blog yang membahas hal tersebut.

Jika anda telah sukses memasang LK2.08, artinya keberanian dan keahlian anda sudah teruji untuk lanjut ke proses ini 😀 Saya juga berasumsi bahwa anda mengerti dan telah mengenal navigasi di menu recovery termasuk telah memiliki partisi EXT2 untuk Apps2SD.

Masih Menggunakan RFS (Standard Pabrik)

  1. Download Paket 1.
  2. Copy file ZIP paket tersebut ke /sdcard (root directory dari SD Card anda).
  3. Apply imvsamdroidmodturbo.zip via recovery.
  4. Sangat direkomendasikan untuk melakukan factory reset (wipe data and cache) terkecuali jika anda paham untuk menangani masalah yang terjadi dengan tidak melakukan ini.
  5. Reboot dan pastikan sukses hingga Home Screen (proses ini memakan waktu sangat lama, luangkan waktu 10-20 menit untuk menunggu proses ini hingga selesai).
  6. Segera aktifkan Apps2SD setelah melakukan factory reset pada tahapan ini. Aktifkan kedua opsi (aplikasi dan dalvik-cache) jika anda gemar menginstall banyak aplikasi 😀
  7. Jika anda sukses melakukan tahapan ini, anda dapat segera memasang Paket 2 melalui recovery dengan tahapan yang sama.

Sudah Dimodifikasi ke EXT2/EXT4

  1. Download Paket 1 dan Paket 2.
  2. Copy file ZIP kedua paket tersebut ke /sdcard (root directory dari SD Card anda).
  3. Apply imvsamdroidmodturbo.zip via recovery dan jika selesai segera apply imvsamdroidfe8b9pl.zip tanpa melakukan reboot terlebih dahulu (masih di menu recovery).
  4. Sangat direkomendasikan untuk melakukan factory reset (wipe data and cache) terkecuali jika anda paham untuk menangani masalah yang terjadi dengan tidak melakukan ini.
  5. Reboot dan pastikan sukses hingga Home Screen (proses ini memakan waktu sangat lama, luangkan waktu 10-20 menit untuk menunggu proses ini hingga selesai).
  6. Segera aktifkan Apps2SD setelah melakukan factory reset setelah sukses dengan tahapan diatas. Aktifkan kedua opsi (aplikasi dan dalvik-cache) jika anda gemar menginstall banyak aplikasi 😀

Paket 2 dan Paket 3 sebenarnya hampir sama, perbedaannya hanya terletak pada kernel yang digunakan. Paket 3 menggunakan kernel Full Undervolt.

Metode Full Undervolt sendiri tidak kompatibel dengan semua device, namun jika device anda sukses dengan kernel ini, baterai device anda akan lebih tahan lama (stand by minimal 2 hari).

Sayangnya kita tidak akan pernah tahu apakah device kita bisa sukses menggunakan kernel ini atau tidak sebelum mencobanya :D, semua itu kembali ke keberanian anda untuk melakukan update ini.

PERINGATAN: Device anda kemungkinan akan gagal boot jika tidak kompatibel dengan kernel Full Undervolt. Anda harus melakukan flash kernel lain dengan menggunakan Odin jika mengalami masalah di proses ini.

Saran saya jika berani, silahkan dicoba, tetapi jika tidak berani, mending tidak usah sama sekali 😀 daripada menggunakan kernel Undervolt sebagian (hanya untuk kecepatan < 400 MHz).

Setelah anda sukses melakukan tahapan diatas, maka anda memiliki sebuah sistem (SamdroidMod + Samdroid TURBO) yang sebenarnya mampu untuk dimodifikasi menggunakan file system EXT2/EXT4. Jika anda berani mencobanya, silahkan eksekusi Paket 5 untuk melakukan konversi file system. pastikan sisa space di partisi FAT pada SD Card anda masih diatas 1 GB.

Paket 4 adalah paket gabungan yang bisa anda simpan jika anda yakin device anda bisa menggunakan kernel Full Undervolt. Sehingga untuk melakukan recovery/restore dikemudian hari dapat dilakukan hanya dengan menggunakan satu paket ini saja.

CATATAN

Kapasitas koneksi internet saya terbatas dan seluruh file diatas dihosting di server kantor saya :D. Gunakan download manager untuk menjaga koneksi jika terputus (harap maklum).

Saya harap jika ada yang berhasil mendownload paket-paket tersebut, mohon sekiranya bisa diupload ke situs file sharing (MultiUpload) sehingga membantu saya dalam pendistribusian paket ini untuk rekan-rekan kita yang membutuhkan.

Review HT G30 Dari Linuxer

Review HT G30 Dari Linuxer

Setelah beberapa waktu ini berkutat membandingkan Mito 8100, HT G30 dan Nexian G911 (Bundle Indosat), akhirnya pilihan saya jatuh pada HT G30 dari HT Mobile.

Kebutuhan utama saya sebenarnya adalah fitur Dual On SIM card saja (karena saya malas membawa 2 HP untuk kartu yang berbeda).

Akhir-akhir ini beberapa promo di televisi membuat saya tertarik untuk memiliki HP seperti ini. Dan menurut saya, untuk produk Cina yang satu ini, perbandingan harga dan fiturnya sesuai.

Untuk detail fitur dan perbandingannya dari semua produk diatas sudah banyak dibahas di beberapa forum ponsel. Disana juga saya mendapatkan banyak informasi mengenai kekurangan dan kelebihan masing-masing produk.

Untuk saya pribadi, pilihan saya terhadap produk ini didasari:

  1. Harga termurah dibanding yang lainnya (di Samarinda).
  2. Komunitas dan forum komunikasi di situsnya kuat.
  3. Service center ada di kota tempat tinggal saya.
  4. Software versi terbaru sudah menghilangkan beberapa bug yang mengganggu.

Point terakhir inilah yang menjadikan harga HP ini paling murah (setidaknya itu yang dikatakan salesnya :D), karena bug di software bawaan. Adanya bug ini juga menjadikan response HT G30 ini lebih lambat dari kompetitornya.

HT Mobile sendiri merekomendasikan pengguna HT G30 untuk segera melakukan update software ke versi terbaru di service center terdekat untuk memperbaiki seluruh bug tersebut.

Dari spesifikasi teknis, saya akan coba berikan review yang belum tergali oleh reviewer di beberapa website 😀

Hardware

Seperti halnya kebanyakan HP buatan Cina, vendor hardware sebenarnya adalah MediaTek. Saya bukan pertama kali menggunakan HP Cina ini, sebelumnya juga saya pernah menggunakan seri HP Cina dari vendor Cynix dan memiliki basis hardware serupa, yaitu MediaTek (MTK) namun berbeda seri hardware.

Untuk HT G30, seri hardware MTK yang digunakan adalah MT6225. Hasil dmesgnya adalah sebagai berikut:

usb 3-1: New USB device found, idVendor=0e8d, idProduct=0003
usb 3-1: New USB device strings: Mfr=3, Product=4, SerialNumber=5
usb 3-1: Product: MT6225
usb 3-1: Manufacturer: MediaTek Inc
usb 3-1: SerialNumber: XXXXXXXXXXXXXXX
usb 3-1: configuration #1 chosen from 1 choice
cdc_acm 3-1:1.1: ttyACM0: USB ACM device
usbcore: registered new interface driver cdc_acm
cdc_acm: v0.26:USB Abstract Control Model driver for USB modems and ISDN adapters

Kebanyakan biasanya di Indonesia beredar HP Cina berbasis hardware MT6227 dengan ciri paling mudah untuk membedakannya adalah seri tersebut memiliki kamera internal 2 MP. Dan hardware MT6225 dengan ciri paling mudah untuk membedakannya adalah seri hardware ini memiliki kamera VGA saja (termasuk HT G30).

Software

Sistem operasi yang digunakan oleh MTK adalah MTK OS. MTK OS merupakan RTOS (Real-Time Operating System) turunan dari Nucleus OS dari Mentor Graphics. Beberapa rumor menyebutkan bahwa OS ini pun memiliki karakteristik yang sama dengan UNIX. Sehingga beberapa forum diluar negeri ada juga yang sempat membahas apakah Linux bisa dipasang atau tidak pada basis hardware MTK ini.

HT G30 ini dilengkapi dengan Java VM, tetapi bukan dari Sun. Versi Java yang digunakan adalah JBlend Micro dari vendor Aplix Corporation. JBlend dapat menjalankan ratusan (mungkin ribuan) aplikasi Java termasuk game yang tersedia di pasaran. Karena JBlend dikembangkan dari versi Open Source Sun Java.

Hal yang menarik lainnya adalah HT G30 dilengkapi FM Tuner (sebelumnya di seri MT 6227 yang saya miliki tidak ada) dan NES (Nintendo Entertainment System) Emulator. Sehingga game-game klasik dari jaman Nintendo seperti Super Mario Bros, Zelda, Donkey Kong, 1942, dsb. bisa dijalankan di HP ini.

Namun, sampai dengan tulisan ini dimuat, saya belum menemukan cara bagaimana memainkan game-game tersebut. Karena keypad seakan-akan tidak merespon jika berada didalam game tersebut. Yang berfungsi hanya tombol untuk meng-close game tersebut :p

Konektifitas

Karena saya menggunakan Linux, CD bawaan vendor HP ini tidak saya sentuh sama sekali :D. Petama-tama saya test menggunakan kabel data. Begitu dipasang, ponsel akan meminta kita untuk memilih 3 mode:

  1. Mode COM untuk komunikasi data (termasuk dialup modem).
  2. Mode Mass Storage (seperti USB Flash Disk).
  3. Mode Webcam (memfungsikan ponsel seperti halnya webcam untuk PC).

Untuk seting sebagai modem, HT G30 sudah otomatis terdeteksi sebagai /dev/ttyACM0 ketika dipilih mode COM. Yang perlu anda lakukan tinggal menjalankan wvdialconf dan secara otomatis init string serta baud rate yang sesuai untuk modem langsung terdeteksi.

Jika anda memilih untuk menggunakan Bluetooth, anda harus memahami prinsip mengkoneksikan ponsel melalui Bluetooth ke Linux Box anda termasuk konfigurasi rfcomm. Biasanya Bluetooth DUN (Dial-Up Networking) modem akan ditemukan di /dev/rfcomm0.

Anda tinggal mengganti /dev/ttyACM0 menjadi /dev/rfcomm0 pada konfigurasi wvdial.conf anda. Atau, jika anda pengguna Telkomsel Flash, berikut saya lampirkan konfigurasi wvdial.conf yang saya gunakan untuk koneksi dengan modem ini:

[Dialer Bluetooth]
Modem = /dev/rfcomm0

[Dialer Cable]
Modem = /dev/ttyACM0
Modem Type = USB Modem

[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Init3 = AT+CGDCONT=1,"IP","internet"
Password = ''
Phone = *99#
New PPPD = Yes
Stupid Mode = On
Baud = 460800
Auto DNS = On
Modem = /dev/ttyACM0
ISDN = 0
Modem Type = USB Modem
Username = ''
Carrier Check = No

Pengguna provider lain harap menyesuaikan konfigurasi APN (pada bagian Init 3), username dan password di konfigurasi diatas.

Untuk melakukan koneksi dengan Kabel Data, anda tinggal mengetikan perintah:

$ sudo wvdial Cable

dan untuk melakukan koneksi dengan Bluetooth, ketikan perintah:

$ sudo wvdial Bluetooth

Semoga review ini membantu anda yang berminat untuk memiliki ponsel seperti ini 😀